Selasa, 10 Juni 2014

Kumpus Rivi






ANGIN SENJA

Kutemukan samar wajahmu dalam rindu

Diujung senja merah jambu

Khayalku datang mengusik qalbu

Setitik cahaya cinta menemani diriku

Menari indah di ruang jiwaku

Berdiriku dibawah langit jingga

Bercengkrama bersama angin senja

Direlung jiwa , bersemayam segala rasa

Terhempas risau , melayang tak berdermaga

Menjelajah hati menjawab tanya

Terkadang kau menemani dalam bayang - bayang asa

Getar ujung jemari kabarkan kehadirannya

Nyata terasa getaran dijiwa

Bening harapan semkin berkaca – kaca

Bak telaga yang memantulka gemerlap cinta

Sendu merayu bersama bayu

Dikala hati mulai meragu

Dalam penantian hati nan biru

Kuharap rasa kan menyatu

Walaau kau jauh dari hidupku

Berharap kau datang menjemputku

Bergegasterbang menuju hatiku

Kepakkan sayap – sayap cintamu

Hingga dikeputihan ranting jiwaku

Dan bernaung nyaman dirimbun ketulusanku











SAJADAH CINTA

Didalam doa kau datang mengiringi

Menitipkan setitik cahaya terang yang menyelimuti jiwa ini

Mengisyaratkan cinta akan datang menghampiri

Secercah harapanpun mulai menemani

Merangkai angan dalam ruang mimpi

Hingga menjelma bagai kelopak melati

Yang tumbuh dan bersemi disisi hati

Fikirku melayang merangkai asa

Merajut cinta dalam denting sukma

Nyanyian hatiku bermelodi bahagia

Saat senyummu menyapa dikala senja

Bayang – bayangmu seakan nyata

Indah bersemayam direlung jiwa

Terkadang hilang tertiup angin hampa

Jingga merona menepis sepi

Mengiringi langkahku yang tak bertepi

Untuk mengejar cinta yang suci

Kemana lagi kuharus pergi

Menemukan jejak hati yang tersembunyi

Andai kau dapat mengerti

Aku menunggumu didalam sunyi

Inginku gapai dirimu dalam kehidupan nyata

Namunku takut cinta ini ternoda

Cukup dalam diam ku menantinya

Hingga kau jemput aku dinaungan bahagia

Merajut rasa dalam suka cita

Bersujud bersama dalam sajadah cinta

Hingga sang Rabbul Jalil merenggut nyawa kita .








Tidak ada komentar:

Posting Komentar